This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 19 Oktober 2012

konsep esensial geografi

 

Konsep,Pendekatan, dan Prinsip
GEOGRAFI
 



            Konsep merupakan pola dalam bentuk pengertian abstraksi. Pola abstrak itu sendiri, terdapat dalam gejala geografi. Selain itu, selain pola abstrak yang terdapat dalam gejala geografi, juga terdapat pula gejala nyata.
            Gejala geografi itu sendiri, gelaja geografi yang ada disekitar kita merupakan hasil keselurahan interrelasi keruangan antara faktor fisik dan non-fisisk.
            Di dalam mempelajari geografi terdapat 10 Macam Konsep Esensial Geografi, yaitu sebagai berikut:

1.Konsep Lokasi
            Konsep Lokasi dalam geografi, menganalisis aspek positif dan aspek negatif suatu tempat yang ada di permukaan bumi.
            Konsep lokasi biasanya digunakan untuk menjawab pertanyaan “Where” (dimana) lokasi suatu tempat.

Konsep lokasi dalam geografi dapat dibagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu :

            1)Lokasi Absolut, yaitu lokasi suatu wilayah yang didasarkan pada garis lintang dan garis bujur.
Contoh :
            Secara Astronomis lokasi negara Indonesia terletak antara 60 LU – 110 LS dan 950 BT – 1410 BT.

          2)Lokasi Relatif, yaitu suatu lokasi wilayah di permukaan bumi yang sifatnya dapat berubah-ubah, karena dipengaruhi oleh daerah-daerah yang ada di sekitarnya.
Contoh :
          Tanah yang ada di lokasi daerah perkotaan biasanya mempunyai harga lebih mahal, daripada di desa.
          Peternakan ditempatkan di desa (jauh dari keramaian) untuk keberhasilan ternaknya.

2.Konsep Jarak

          Jarak merupakan pembatas yang mempunyai sifat alamiah
Jarak mempunyai kaitan dengan lokasi dan upaya dalam pemenuhan kebutuhan pokok kehidupan manusia.

Contoh :
1)Tanah yang jaraknya jauh dari jalan raya, harganya lebih murah.
2)Jarak tempuh untuk menyangkut bahan baku ke pabrik, mempengaruhi besar biaya angkut.
3)Rumah yang jaraknya dekat dengan pusat kota, harganya lebih mahal, dan seterusnya.


3.Konsep Keterjangkauan
          Keterjangkauan mempunyai kaitaan dengan kondisi yang ada di permukaan bumi ini. Misalnya, suatu daerah tradisonal karena kondisi permukaan buminya menyebabkan suatu daerah tersebut sulit untuk dijangkau.
          Keterjangkauan pada umumnya, tergantung pada kondisi permukaan buminya suatu daerah tersebut.
          Dan pada umumnya pula, keterjangkauan tersebut akan berubah perlahan sejalan dengan berkembangnya perkembangan ilmu-ilmu, seperti Ilmu Ekonomi, Ilmu Komunikasi, Teknologi (IPTEK), dan Transportasi.

Contoh :
1)Desa yang dikelilingi rawa-rawa dan hutan-hutan, biasanya sulit untuk dijangkau daripada desa yang terletak di tepian pantai-pantai.
2)Suatu penduduk yang tinggal hidup di dalam hutan-hutan belantara yang besar, akan sulit untuk dijangkau.
3)Kota-kota yang berada pada dataran tanah (bumi) yang strategis akan mudah sekali untuk dijangkau.


4.Konsep Pola
            Pola mempunyai kaitan dengan ketergantungan pada bentuk-bentuk fenomena geografi yang telah ada di bumi (permukaan bumi).
Di dalam mempelajari ilmu Geografi, terdapat mempelejari pola-pola bentuk dan pola-pola persebaran fenomena geografi.

Contoh :
1)Pola persebaran pemukiman di daerah pegunungan telah didominasi oleh pola yang menyebar (memencar).
2)Pola sungai-sungai yang ada pada daerah lipatan-lipatan pada umumnya berpola trellis.
3)Pola persebaran penduduk di daerah perkotaan di dominasi oleh pola mengumpul (menyatu).


5.Konsep Morfologi
            Konsep morfologi mempunyai kaitan dengan bantuk muka (permukaan) bumi, sebagai hasil dari adanya tenaga-tenaga endogen dan eksogen.

Contoh :
1)Dataran rendah sepanjang pantai utara Jawa telah didominasi oleh perkebunan-perkebunan tebu.
2)Dataran tinggi di daerah puncak Bogor, lahannya banyak telah dimanfaatkan untuk perkebunan teh.
3)Dataran sedang di provinsi-provinsi Jawa, banyak digunakan sebagai kota-kota besar.


6.Konsep Anglomerasi
            Anglomerasi merupakan kecenderungan persebaran yang mempunyai sifat mengelompok pada suatu wilayah tertentu, yang relatif sempit, tetapi juga yang paling menguntungkan.

Contoh :
1)Di pulau Kalimantan, penduduknya umumnya mengelompok-ngelompok sepanjang aliran sungai.
2)Di pulau Irian Jaya, penduduknya umumnya mengelompok-ngelompok di daerah perhutanan.
3)Di pulau Jawa, penduduknya umumnya mengelompok-ngelompok di daerah pusat-pusat kota (perkotaan)

7.Konsep Nilai Kegunaan
            Nilai Kegunaan merupakan fenomena geografi atau sumber daya yang ada di permukaan bumi ini yang mempunyai sifat relatif antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lainnya.

Contoh :
1)Hutan memiliki nilai kegunaan bagi pecinta alam, dibandingkan pelajar.
2)Laut memiliki nilai kegunaan bagi para nelayan, dibandingkan dengan petani.
3)Pegunungan memiliki nilai kegunaan bagi para petani, dibandingkan nelayan.


8.Konsep Interaksi
            Interaksi merupakan hubungan timbal balik antara dua wilayah atau lebih yang dapat menimbulkan gejala-gejala, kenapakan, dan permasalahan baru.
            Dalam Konsep Interaksi ini, gejala-gejala yang satu dengan gejala-gejala yang lainnya, saling tergantung satu sama lain.

Contoh :
            Interaksi kota-desa terjadi, karena adanya perbedaan potensi alam. Misalnya, desa menghasilkan bahan baku, sedangkan kota menghasilkan barang industri. Karena kedua wilayah saling membutuhkan, maka terjadilah interaksi.
            Banyak tengkulak dari kota Samarinda membeli sayuran di daerah Lempake, Sebaliknya banyak penduduk Lempake berbelanja pupuk dan peralatan pertanian di kota Samarinda.
            Gerakan penduduk dari daerah padat ke daerah jarang
.


9.Konsep Diferensiasi Area
            Diferensiasi Area berkaitan dengan perbedaan corak antar wilayah di permukaan bumi.
            Konsep Diferensiasi Area ini, digunakan untuk mempelajari perbedaan gejala geografi antara wilayah yang satu dengan yang lain di permukaan bumi.

Contoh :
  1. Jenis tanaman yang dibudidayakan, antara dataran tinggi berbeda dengan dataran rendah (bisa dilihat pada klasifikasi iklim Junghuhn)
  2. Penduduk yang tinggal di daerah pantai dominan bermata pencaharian nelayan, berbeda dengan penduduk yang tinggal di dataran rendah cenderung mata pencaharian bertani
  3. Daerah dengan pemukiman padat, sedang atau jarang

            Jenis tanaman yang di budidayakan, antara dataran tinggi akan berbeda dengan jenis tanaman di dataran rendah.
Contoh yang rinci, terdapat pada klasifikasi iklim Junghuhn, yaitu :

a)Zona dengan ketinggian 0 – 700 m, jenis tanaman yang dibudidayakan yaitu tebu, kelapa, jagung, dan padi.
b)Zona ketinggian 700 –1.500 m, jenis tanaman yang dibudidayakan yaitu, teh, kopi, coklat, tembakau, dan kina.
c)Zona dengan ketinggian 1.500 – 2.500 m, jenis tanaman yang dibudidayakan, yaitu pinus, dan cemara.
d)Zona dengan ketinggian lebih dari 2.500 m, jenis tanaman didominasi oleh lumut.

            Selain itu, Konsep Diferensiasi Area dapat juga digunakan untuk melihat jenis mata pencaharian penduduk, misalnya penduduk yang tinggal di daerah pantai dominan bermata pencaharian nelayan, berbeda dengan penduduk yang tinggal di dataran rendah cenderang bermata pencaharian sebagai petani.

10.Konsep Keterkaitan Ruang
            Keterkaitan ruang menunjukkan derajat keterkaitan persebaran antara fenomena yang satu dengan yang lain, baik yang menyangkut fenomena fisik maupun non-fisik.

Contoh :
             Wilayah pedesaan dengan perkotaan. Misalnya, penduduk kota memerlukan bahan pangan dari desa, sebaliknya penduduk desa perlu memasarkan hasil alamnya ke kota.
            Daerah Gresik penghasil semen, Kediri penghasil gula, maka akan terjadi interaksi antar dua daerah terebut.





Pendekatan- pendekatan geografi

1. Pendekatan Keruangan
          Pendekatan keruangan merupakan suatu cara pandang atau kerangka analisis yang menekankan eksistensi ruang sebagai penekanan. Eksisitensi ruang dalam perspektif geografi dapat dipandang dari struktur (spatial structure), pola (spatial pattern), dan proses (spatial processess)
Dalam konteks fenomena keruangan terdapat perbedaan kenampakan strutkur, pola dan proses. Struktur keruangan berkenaan dengan dengan elemen-elemen penbentuk ruang. Elemen-elemen tersebut dapat disimbulkan dalam tiga bentuk utama, yaitu:

(1) kenampakan titik (point features),
(2) kenampakan garis (line features), dan
(3) kenampakan bidang (areal features).

          Kerangka kerja analisis pendekatan keruangan bertitik tolak pada permasalahan susunan elemen-elemen pembentuk ruang. Dalam analisis itu dilakukan dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut.
1. What? Struktur ruang apa itu?
2. Where? Dimana struktur ruang tersebut berada?
3. When? Kapan struktur ruang tersebut terbentuk seperti itu?
4. Why? Mengapa struktur ruang terbentuk seperti itu?
5. How? Bagaimana proses terbentukknya struktur seperti itu?
6. Who suffers what dan who benefits what? Bagaimana struktur

Keruangan tersebut didayagunakan sedemikian rupa untuk kepentingan manusia.
          Dampak positif dan negatif dari keberadaan ruang seperti itu selalu dikaitkan dengan kepentingan manusia pada saat ini dan akan datang.

Contoh pendekatan keruangan :
“… belakangan sering dijumpai banjir dan tanah longsor. Bencana itu terjadi di kawasan hulu sungai Konto, Pujon, Malang”. Yang termasuk cara memecahkan permasalahan tersebut dengan menggunakan pendekatan keruangan adalah ….
a. diidentifikasi fenomena/obyek yang terdapat di kawasan hulu sungai Konto
b. zonasi wilayah berdasarkan karakteristik kelerengannya
c. pemanfaatan zona tersebut untuk keperluan yang tepat
d. pengembangan kawasan yang berbasis masyarakat setempat


2. Pendekatan kelingkungan

          Pendekatan ekologi/lingkungan merupakan pendekatan berdasarkan interaksi yang terjadi pada lingkungan. Pendekatan ekologi dalam geografi berkenaan dengan hubungan kehidupan manusia dengan lingkungan fisiknya.Interaksi tersebut membentuk sistem keruangan yang dikenal dengan Ekosistem. Salah satu teori dalam pendekatan atau analisi ekologi adalah teori tentang lingkungan. Geografi berkenaan dengan interelasi antara kehidupan manusia dan faktor fisik yang membentuk sistem keruangan yang menghubungkan suatu region dengan region lainnya.Adapun ekologi, khususnya ekologi manusia berkenaan dengan interelasi antara manusia dan lingkungan yang membentuk sistem ekologi atau ekosistem.
          Dalam analisis ekologi, kita mencoba menelaah interaksi antara manusia dengan ketiga lingkungan tersebut pada suatu wilayah atau ruang tertentu.Dalam geografi lingkungan, pendekatan kelingkungan memiliki peranan penting untuk memahami fenomena geofer.
          Dalam pendekatan ini penekanannya bukan lagi pada eksistensi ruang, namun pada keterkaitan antara fenomena geosfera tertentu dengan varaibel lingkungan yang ada. Dalam pendekatan kelingkungan, kerangka analisisnya tidak mengkaitkan hubungan antara makluk hidup dengan lingkungan alam saja, tetapi harus pula dikaitkan dengan:

(1) fenomena yang didalamnya terliput fenomena alam beserta relik fisik tindakan manusia.
(2) perilaku manusia yang meliputi perkembangan ide-ide dan nilai-nilai geografis serta kesadaran akan lingkungan.

          Dalam sistematika Kirk ditunjukkan ruang lingkup lingkungan geografi sebagai berikut. Lingkungan geografi memiliki dua aspek, yaitu lingkungan perilaku (behavior environment) dan lingkungan fenomena (phenomena environment). Lingkungan perilaku mencakup dua aspek, yaitu pengembangan nilai dan gagasan, dan kesadaran lingkungan. Ada dua aspek penting dalam pengembangan nilai dan gagasan geografi, yaitu lingkungan budaya gagasan-gagasan geografi, dan proses sosial ekonomi dan perubahan nilai-nilai lingkungan. Dalam kesadaran lingkungan yang penting adalah perubahan pengetahuan lingkungan alam manusianya.
          Lingkungan fenomena mencakup dua aspek, yaitu relik fisik tindakan manusia dan fenomena alam. Relic fisik tindakan manusia mencakup penempatan urutan lingkungan dan manusia sebagai agen perubahan lingkungan. Fenomena lingkungan mencakup produk dan proses organik termasuk penduduk dan produk dan proses anorganik.
Studi mandalam mengenai interelasi antara fenomena-fenomena geosfer tertentu pada wilayah formal dengan variabel kelingkungan inilah yang kemudian diangap sebagai ciri khas pada pendekatan kelingkungan. Keenam pertanyaan geografi tersebut selalu menyertai setiap bentuk analisis geografi. Sistematika tersebut dapat digambarkan sebagai berikut.

          Kerangka umum analisis pendekatan kelingkungan dapat dicontohkan sebagai berikut.
Masalah yang terjadi adalah banjir dan tanah longsor di Ngroto Pujon Malang.
Untuk mempelajari banjir dengan pendekatan kelingkungan dapat diawali dengan tindakan sebagai berikut:

(1) mengidentifikasi kondisi fisik di lokasi tempat terjadinya banjir dan tanah longsor. Dalam identifikasi itu juga perlu dilakukan secara mendalam, termasuk mengidentifikasi jenis tanah, tropografi, tumbuhan, dan hewan yang hidup di lokasi itu.
(2) mengidentifikasi gagasan, sikap dan perilaku masyarakat setempat dalam mengelola alam di lokasi tersebut.
(3) mengidentifikasi sistem budidaya yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan hidup (cara bertanam, irigasi, dan sebagainya).
(4) menganalisis hubungan antara sistem budidaya dengan hasil dan dampak yang ditimbulkan.
(5) mencari alternatif pemecahan atas permasalahan yang terjadi

Contoh pendekatan kelingkungan :

Banjir dan tanah longsor yang terjadi di kawasan hulu sungai Konto, Malang, suatu peristiwa yang tidak pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya”. Bila permasalahan tersebut hendak dipecahkan melalui pendekatan kelingkungan, maka kerangka kerja yang paling tepat adalah ....
a. studi tentang keadaan fisik wilayah tersebut
b. menidentifikasi sikap, gagasan, dan perilaku masyarakat setempat dalam mengelola alam
c. mengidentifikasi sistem budaya yang dikembangkan
d. menganalisis hubungan antara sistem budaya dengan hasil dan dampak yang ditimbulkan
e. mencari alternatif pemecahan masalah yang terjadi


3. Pendekatan Kewilayahan
          Dalam pendekatan kewilayahan, yang dikaji tentang penyebaran fenomena, gaya dan masalah dalam keruangan, interaksi antara variabel manusia dan variabel fisik lingkungannya yang saling terkait dan mempengaruhi satu sama lainnya.
pendekatan ini merupakan pendekatan keruangan dan lingkungan, maka kajiannya adalah perpaduan antara keduanya.

kesimpulannya:

          pendekatan keruangan, kelingkungan, dan kewilayahana dalam kerjanya merupakan satu kesatuan yang utuh. pendekatan yang terpadu inilah yang disebut pendekatan geografi. jadi fenomena, gejala, dan masalah ditinjau penyebaran keruangannya, keterkaitan antara berbagai unit ekosistem dalam ruang. penerapan pendekatan geografi terhadap gejala dan permasalahan dapat menghasilkan berbagai alternatif- alternatif pemecahan masalah.




Prinsip Prinsip Geografi
          Dalam studi geografi, prinsip geografi merupakan dasar untuk menguraikan, mengkaji, serta mengungkapkan fenomena, variabel, faktor-faktor, dan masalah geografi. secara teoritis prinsip geografi terdi atas

1.PRINSIP PERSEBARAN/PRINSIP DISTRIBUSI
          Prinsip ini memandang fenomena geosfer terjadi di seluruh wilayah di permukaan bumi namun persebaran yang terjadi tersebut tidak sama dan tidak merata antara satu wilayah dengan wilayah lain

contoh:
(1) Gunung berapi di indonesia tersebar di sumatra, jawa, sulawesi, maluku, dan nusa tenggara
(2) Penduduk indonesia memusat di pulau jawa dan sedikit di wilayah papua
(3) Timah di Pulau Bangka, pohon bakau di pantai.


2.PRINSIP INTERELASI
          Prinsip ini menyatakan bahwa terdapat hubungan antara satu gejala dengan gejala yang lain di muka bumi.

contoh:
(1) Wilayah sekitar gunung berapi biasanya merupakan lahan pertanian yang subur. hal ini terjadi karena gunung berapi banyak mengeluarkan abu vulkanik yang kaya akan kandungan nutrisi yang di perlukan tanaman
(2) Sebagian besar penduduk daerah pantai bermata pencaharian sebagai nelayan
(3) Hutan gundul terjadi karena penebangan liar.

3.PRINSIP DESKRIPSI
          Prinsip ini pada intinya memberikan penjelasan yang lebih mendalam tentang karakteristik yang spesifik dari sebuah gejala geografi dapat dilengkapi dengan : diagram, grafik, tabel, gambar, dan peta.

 

4.PRINSIP KOROLOGIS
          Prinsip ini melihat permasalahan geografi dari sudut pandang persebaran, interelasi, dan interaksi

contoh:
(1) Hubungan anatara keberadaan gunung berapi dengan kesuburan tanah
(2) Hubungan antara letak astronomis dengan iklim
(3) Padi hidup subur di daerah dataran rendah.

Reported Speech


 
REPORTED SPEECH

Melaporkan / menceritakan kembali ucapan yang pernah dilakukan oleh orang lain.
Type Direct Speech Indirect Speech RemarkStatementS + P + O
 Julia said, “I need the money for the dictionary”

S + Reporting Verb + That + S
 Julia said that she needed the money for the dictionaryPresent verb1
Past verb2Past verb 2
Past perfect verb3Past verb 2
bisa juga tetapBoleh tidak berubah bila kita melaporkansesuatu yang dirasa masih betul hingga kiniatau tidak berubah esensinya
Question wordQW + S + P + O ?
Sheila asked, “Why don’t you come to the party”

S + Reporting Verb + QW + S + To Be
Sheila asked me why I didn’t come to the party 

Prohibition/Command( To be – not ) P + complement
Ran
i told me, “Don’t be late, or you’ll die”
 Andri told Yeyen
, “Bring your camera, please!”

S + Reporting Verb + Not To + Complement
Rani told me not to be late, or I’ll die
 Andri told Yeyen to bring her cameraPerubahan kata kerja tidak terjadi
Request
… Modal Aux + to be …

Andi asked me, “Would you like to come”

S + Reporting Verb + Whether/If + S + …

Andi asked me whether/if I would like to comePresent verb1
Past verb2Past verb 2
Past perfect verb3Past verb 2
bisa juga tetap
Yes/noTo be + S + P + O ?
Rani asked me, “Do you understand the lesson?”

S + Reporting Verb + Whether/If + S + …

Rani asked me whether/if understood the lesson

Sentences Sentences Direct And Indirect

When the reported speech stated that the actual words, this is called direct speech (direct line). Sentences are not connected by "that" it shall be marked with (punctuation) coma.

When the reported speech to the main content of words used by the speaker and not the actual words are called indirect speech (indirect line). In indirect speech sentences were associated with the word "that".

Form of the reporting verb is not changed, but the reported speech form should be modified based on the reporting verb form.

Two-way transformation of the time in reported speech:

Regulation I

If the reporting verb is past tense, present tense verb in reported speech must be converted into one of four forms of past tense.

Direct Speech - Indirect Speech

Simple Present - be - Simple Past

He said "The woman comes" That the woman He said CAME

From the above examples we can conclude the changes to the form of reported speech as follows:
Direct Speech

Simple Present

Present continuous

Present perfect

Present perfect continuous

Simple past

Past continuous

Future

Present
Indirect Speech

Simple past

Past continuous

Past perfect

Past perfect continuous

Past perfect

Past perfect continuous

Exceptions:

If the reported speech related to general truths or facts that have become

habit, or the simple present indefinite present in the reported speech is not transformed into

the past tense is appropriate, but still just as adanmya, for example:

Direct Speech - Indirect Speech

He said, "The Sun Rises in the east" - He said That the sun Rises in the east

In reported speech, when the present tense changed to past tense with the rules I, adjectives, verbs or adverbs generally changed:
Direct Speech

this = this= these are
come = to come
here = here, here
Hence = from here
Hither = to this place
ago = ago
now = now
today= today
tomorrow = tomorrow
yesterday = yesterday
last night = last night
next week = next week
Thus Spake = this

example:

He said, "I will come here".
Indirect Speech

That = was
Those = the
go = go
there = over there, over there
thence = from there
thither = to that place
before = first
then = at that time
that day = day
The next day next day =
the previous day = the day before
the previous night = night before
Following the week = next week
so = so

He said That he would go there

But if this, here, now and so indicate on the object, place or time when the talking, then do not change.

Agus said, "This is my pen". - Agus said That this was his pen

(When talking pen in the hands of the speaker)

Regulation II

1) When the news reported speech sentences

With regulatory reporting verb is considered in the present or future tense and anytime this particular case, the form of the verb in reported speech are not changed at all in changing direct into indirect speech.

Reporting verb - Reported speech

Present tense - Any tense (form any time)

Direct: She says to her friend, "I have been writing".

Indirect: She says to her friend That he has been writing. (No change)

Direct: She has told you, "I am reading".

Indirect: She has told you That he is reading. (No change)

Direct: She will say, "You have done wrongly".

Indirect: She will tell you That you have done wrongly. (No change)

Direct: She will say, "The boy Was not lazy".

Indirect: She will tell them the Boy That Was not lazy. (No change)

2) If the reported speech is an interrogative sentence

a) Reporting verb say or ask or tell converted to inquire. By repeating words and asked to change tenses when asked the question begins with the word preached.
Direct

He said to me, "Where are you going?"

He said to me, "What are you doing?"
Indirect

He asked me where I was going

He inquired of me what I was doing

b) Using the if or whether as a link between reporting and reported speech and verb tenses change, if the question begins with a verb reported:
Direct

He said to me, "Are you going

away today? "

He asked me, "can you come along?"
Indirect

He asked me whether I was

going away that day.

He asked me if I Could come along.

3) The sentence commands (imperative sentences)

If the reported speech is a command line, reporting verbs say or tell to be converted into a particular verb that indicates:

    * · Command (command), for example, ordered, commanded, etc. which means sent, ordered.
    * · Precept (guidance, counseling, education), for example, advised that means advising.
    * · Request (petition), for example, asked that means asking, begging.
    * · Entreaty (urgent request), for example, begged that means asking, begging (very).
    * · Prohibition (ban), for example, forbade that means banning.

In a change from the direct sentences into indirect sentences, imperative mode should be replaced with the infinitive. Strictly speaking, reported verb (a verb or a verb reported in reported speech) should be changed to the infinitive with to.

a) Command:

Direct: He said to his servant, "Go away at once!"

Indirect: He ordered his servant to go away at once

b) Precept:

Direct: She said to her son, "Study hard!"

Indirect: He advised her son to study hard

c) Request:

Direct: He said to his friend, "Please Lend me your pen?"

Indirect: He asked his friend to be kind enough to Lend him his pencil

d) Entreaty:

Direct: He said to his master, "Pardon me, sir"

Indirect: He begged his master to pardon him.

e) Prohibition:

Direct: She said to her daughter, "Do not go there"

Indirect: She forbade her daughter to go there

If the reporting verb say or tell converted into a verb reported ask, order, command, etc. (but if not forbid), the predicate is converted into the infinitive with to, which is preceded by a note or no + infinitive with to.

Direct: She said to her daughter, "Do not go there"

Indirect: She asked herdaughter not to go there.

4) Sentence exciting (exclamatory sentences)

When the reported speech consists of words or phrases called optative, reporting verb say

or should be changed to tell the particular verb such as exclaim, cry out,

pray and so on.

a) Exclamatory sentences

Direct: He said, "Hurrah! My old friend has come "

Indirect: He exclaimed with joy That his old friend had come.

b) Optative sentences (sentences that express hope, praise, etc.)

Direct: He said, "God bless you, my dear son"

Indirect: He prayed That God would bless his dear son
EXERCISE  REPORTED SPEECH

·         The new corners ................. together without any trouble since 1990 they get some disturbances.

·         My children have played the chess.
This sentence means : My children ...................................................

·          By the end of next semester, she .............. writing her thesis completely.

·         The system analyst design had died when his software program  .............. on television internationally.

·         I'm completely free now because I .......... all my work.


·         Joni : Did the teacher give you the homework yesterday ?
Dodo : Yes did. But I ............. it yet. I was very sleepy last night.

·         We are late. But I expect that class ........... by the time we get to the class.

·         Rina : "Is your father still in Jakarta ?"
Ari : "No, He ..........  in Bandung since”.

Mother : "Rosy where are you ?

·         Rosy : " here, in the room. I ............. my home work".

·         Tom : I didn't see your brother when I visited you yesterday.
Bob : He ............ his bike in the garage.

·         The woman says to him: “you play the piano well.”
The girl says to him that ………….
A. you play the piano well.
B. he play the piano well
C. he plays the piano well
D. he played the piano well
E. you played the piano well
·         “Did he leave a message for me?”
“yes, he said………. tonight”.
A. he called you
B. he would call him
C. you called her
D. he would call you
E. I would call you
·         “You mustn’t forget what I told you.”
She told me ………..
A. that I hadn’t to forget what she had told me

B. that I didn’t have to forget what I had told her.
C. that I mustn’t have forgotten what I told you.
D. that I didn’t have to forget what she had told me
E. that I was not to forget what she had told me.sing so loudly
·         Tony said to me: “Why does she sing so loudly?”
A. Tony said to me why does she sing so loudly
B. Tony asked me why did she sing so loudly.
C. Tony asked why does she sing so loudly
D. Tony asked me why she sang so loudly
E. Tony asked me why she did sing so loudly
·         “How many pieces of bread can you eat?” She said
A. She said how many pieces of bread I can eat
B. She wanted to know how many pieces of bread you cculd eat
C. She asked how could I eat a lot of bread
D. She asked how many pieces of bread I could eat

E.
“Where did you go  four days ago?” John asked.

·         Tony asked …….
A. where did I go four days ago
B. where I did go four days ago
C. Where I had gone four days before
D. where I had gone four days ago.
E. where I went four days before
·         “Did you have an   assignment last month? Father asked me
Father asked me ……
A. did I have an assignment last month
B. I did have an assignment last month
C. if I had had an assignment the month before
D. if I did have an assignment the month before
E. if I had had an assignment the month before
·         “Were you at the party last night?” Tony said.
A. Tony said that I was at the party the night be tofore
B. Tony wanted to know if he was at the party the night before
C. Tony asked me if I was at the party
D. Tony wanted to know if I had been at the party the night before

E. Tony said to me that I had been  at the party the night before
·         Rudy said to me, “Can I help  you  find  a hotel?”
A. Rudy asked me if I could help her find a hotel
B. I wondered if my friend could help me find a hotel
C. Rudy said that I could help me find a hotel
D. Rudy asked me to find a hotel for him
E. Rudy asked me whether he could help me find a hotel